Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita

Logikaku Hancur Dibuatnya

Logikaku Hancur Dibuatnya (Galuh Riyan Fareza)        Di dalam gerbong kereta api, terjadi perbincangan seorang ibu dan anak kecilnya duduk berhadapan dengan kami. Saya saat itu sengaja mendengar perbincangan mereka. Inti dari percakapan itu adalah sang ayah akan menjemputnya di stasiun Rogojampi. Namun diselah-selah perbincangan tersebut, ada beberapa penjelasan dari sang ibu yang tidak saya fahami secara logika. Seolah-olah logikaku hancur dibuatnya.        Kereta api meninggalkan stasiun Jember,  sang anak mulai bertanya kepada ibunya "bu ayah nanti lewat sini ya?" (sambil menunjuk ke arah jalan raya). Sang ibu menjawab "tidak, ayah lewat Kalisat". Jujur saya tidak mengerti maksud ibu tersebut, padahal jalan tersebut adalah jalan menuju atau menghubungkan ke Kalisat. Singkat cerita, saya bertanya-tanya pada diri saya "ini logika saya yang tidak sampai apa bagaimana?" Pertama, saya biasa saja menyikapi jawaban ibu ...

Cinta Bersembunyi di Pulau Madura

Cinta Bersembunyi di Pulau Madura Oleh Galuh Riyan Fareza        Sepuluh tahun yang lalu, ada seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki tinggal di desa yang indah di pulau Madura. Dua anak tersebut merasa bahagia karena memiliki sebuah tali persahabatan yang erat satu sama lain. Nama anak perempuan itu adalah Intan dan nama anak laki-laki itu adalah Reza. Setiap hari mereka menghabiskan waktu bersama untuk bermain di sebuah padang rumput yang luas dekat desa mereka.        Suatu hari ketika matahari mulai terbenam, Reza datang untuk menemui Intan di sebuah tempat favorit mereka. Sayangnya, pada saat itu bukan waktu mereka untuk bermain. Reza datang untuk mengatakan selamat tinggal kepada Intan. Namun, ketika Intan ingin bertanya, Reza pergi meninggalkannya begitu saja. Intan bingung dengan Reza. Dia berpikir apa yang sebenarnya terjadi dengan Reza. Sebagai anak-anak, dia takut kehilangan sahabat terbaiknya. Dia tida...

Suatu Hari di Fakultas Tarbiyah IAIN Jember

Suatu Hari di Fakultas Tarbiyah IAIN Jember (Galuh Riyan F)        Selasa 17 Juli 2018 saya pergi ke kampus IAIN Jember. Saya pergi ke kampus dalam rangka mengambil KHS dan kartu hijau di fakultas tarbiyah. Saya berangkat ke kampus sekitar pukul 09:20 WIB dan tiba di sana sekitar pukul 09:45 WIB. Sebenarnya saya bisa berangkat ke kampus lebih pagi daripada itu. Namun saya tidak bisa karena harus mengantarkan kakek terlebih dahulu ke puskesmas dekat stasiun Jember.        Setiba di mulut gapura kampus, saya sempat bertemu dengan Silvi salah satu teman saya. Tetapi saat itu saya malu dan kurang berani untuk bertegur sapa dengan wanita cantik seperti dia. Mungkin karena saya tidak terbiasa menyapa seorang perempuan. Tetapi bukan berarti saya sombong atau bagaimana. Saat itu memang saya lihat dia sedang menelpon seseorang. Jadi saya langsung lewat saja di hadapan dia tanpa bertegur sapa. Tetapi saya rasa dia tidak melihat dan mu...