Kembalilah Duhai Dayita
Kembalilah Duhai Dayita (Galuh Riyan Fareza) Di keheningan malam daku mendongak nabastala Tampak mangata hadir membawa nostalgia Sungguh pemandangan yang anindita Namun tak anindya tanpa hadirmu duhai dayita Daku tanyakan pada ancala Daku titipkan pesan pada anila Tentang dimana dikau berada Nestapa tak kunjung bertemu jua Daku dewana pada dikau duhai dayita Setiap detik menit dan jam daku menahan retislaya Sungguh dikau telah menjadi lokawigna yang nyata Nestapa tak kunjung bertemu jua Duhai dayita dimana kah dikau berada Daku tak mampu membendung air mata Kan kusebut selalu asmamu dalam doa Semoga kita dipertemukan dalam satu nirwana Puisi ini merupakan puisi yang saya ikutsertakan dalam lomba menulis puisi tingkat nasional bulan September lalu. Saya sih tidak mendapat juara. Tetapi saya mendapat penghargaan sebagai 200 penulis puisi terbaik. Saat itu saya berada di urutan 54 dari 2.241 peserta. Mungkin tidak ada yang percaya...