Postingan

Menyambut Tanggal 1 Ramadhan: Keren Sekali Kami Berempat

       Tadi malam, entah kenapa saya merasa keren sekali begitu. Sampai saya berpikir "seandainya dijadikan video cinematic keren sekali ini." Setelah itu hasilnya diposting di status WA. Keren sekali begitu, momen di mana kami berempat menantikan kabar sidang isbat dalam penentuan bulan Ramadhan.         Setelah sholat Maghrib berjamaah, kami berempat tidak langsung pulang ke rumah. Karena kami perlu menyiapkan segala keperluan untuk sholat terawih nanti. Nah, yang jadi kendala saat itu adalah hilal masih belum tampak. Sehingga kami berempat merasa sedikit cemas dalam menunggu keputusan menteri agama. Saat itu, kami menunggu informasi di serambi masjid.        Kecemasan itu semakin bertambah, setelah kami tahu bahwa 10 menit lagi masuk sholat isya. Banyak ditemukan warga yang mulai berbondong-bondong datang ke masjid saat itu. Kami yang saat itu menunggu informasi di serambi masjid memutuskan untuk tetap melaksanakan shol...

Utopia Pribadi: Kebijakan Personal Vehicle Free Every Morning di Kreongan Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur

Gambar
Kreongan merupakan sebuah daerah yang terletak di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Nama Kreongan sendiri berasal dari bahasa Madura  ngreong  yang berarti ramai. Nah, kreongan artinya keramaian, menandakan sebuah wilayah yang ramai. Tidak ada yang tahu pasti, kapan pertama kali nama Kreongan itu ada. Namun, menurut sumber yang saya peroleh dari Katreka.blogspot.com , nama Kreongan ini sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, tepatnya sekitar tahun 1830-1897.  Dulu, ketika naik angkutan umum bersama ibu, sopir selalu bertanya kepada kami "turun mana?" Ibu menjawab "Kreongan pak." Saya yang waktu itu masih kecil meyakini bahwa tempat tinggal saya di Kreongan. Bahkan, saat masih SD saya menuliskan alamat pada buku tulis saya di Kreongan. Perlu diketahui alamat rumah saya di Jalan Nusa Indah VII gang Anker. Semua orang meyakini bahwa alamat tersebut terletak di Kreongan, dan itu memang benar. Gang Anker, anker sendiri meru...

Pentingnya Penanganan Sampah Secara Terpisah sebagai Bentuk Respect terhadap Tukang Sampah di Lingkungan RT 001/RW 007 Kelurahan Jember Lor

       Setiap pagi, saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan di sekitar lingkungan RT saya. Setiap jalan-jalan itu, kerap sekali saya bertemu dengan pak Mistar, tukang sampah di RT kami. Beliau dengan gagahnya mendorong gerobak sampah sambil mengambil tong atau karung beras berisi sampah yang biasa diletakkan di sudut-sudut rumah warga. Ada kejadian yang menyita perhatian saya di sini. Yaitu warga masih gemar membuang sampah seenaknya di dalam karung atau tong tersebut.        Di lingkungan RT kami, warga membuang sampah seenaknya sendiri. Dalam satu karung atau tong sampah misalnya, itu isinya sampah organik dan anorganik. Kedua jenis sampah tersebut campur jadi satu tanpa dipisahkan. Oleh karena itu, ketika karung atau tong tersebut diambil sampahnya, lalu kemudian dipindahkan ke dalam gerobak pak Mistar, bau menyengat pun menghiasi segarnya udara. Dan gerobak pak Mistar ya juga jadi kotor sekali. Bagi saya, ini adalah masalah serius yang harus ...

Motif Sakit Hati: Pria Suruh Orang Siram Air Keras Mantan Pacar

       Seorang pria di Yogyakarta berhasil diringkus oleh kepolisian setempat setelah beraksi menjadi dalang penyiraman air keras terhadap seorang mahasiswi. Peristiwa tersebut dilatarbelakangi oleh motif sakit hati. Pelaku yang merupakan mantan pacar korban merasa sakit hati setelah ditolak untuk balikan. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 24 Desember tepatnya pukul 18:30 WIB.        Pelaku merupakan mahasiswa Pascasarjana salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Dia berpacaran dengan korban sejak 2021 dan putus pada Agustus 2024. Pelaku terus mendatangi kos korban untuk meminta balikan. Namun korban tetap kekeh pada pendiriannya dan tetap menolak pelaku. Pelaku kemudian mengancam korban "kalau sakit satu ya sakit semua. Kalau hancur satu ya hancur semua. Biar semuanya merasakan"       Pelaku kemudian mencari orang yang mau bekerja sama dengannya melalui Facebook. Selang beberapa jam, ditanggapi oleh orang berinisial S dan sama-s...

Pesta Perayaan Tahun Baru 2025 di Jember: Kembang Api Jadi Sorotan

       Selain aktifitas bakar-bakar bersama keluarga, perayaan tahun baru identik dengan pesta kembang api. Kembang api tersebut lazimnya disulut tepat pada pukul 00:00. Itu merupakan makna simbolik bahwa tahun telah berganti.         Di Jember, masyarakat banyak yang meramaikan tahun baru di alun-alun. Terpantau sekitar pukul 20:30 WIB, alun-alun Jember sudah dibanjiri lautan manusia. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam bersama keluarga di sana sambil menunggu malam pergantian tahun.        Setelah makan bersama sekitar pukul 21:30 WIB, pak de saya mengajak saya untuk menonton pesta kembang api di area dekat persawahan. Sebetulnya ingin saya tolak ajakan itu, namun saya terima semata-mata ingin menghargai pak de saya. Kalau dipikir-pikir lagi, sudah lama saya tidak menonton pesta kembang api dalam rangka pergantian tahun di Jember. Terakhir itu saya nonton di sawah ditemani ibu saya saat tahun 2007 silam. Saya masih inga...

Viral Pria Bunuh dan Bakar Pacar di Bangkalan Madura

       Jagat maya kembali digegerkan dengan kasus pembunuhan mahasiswi di Bangkalan. Pelaku tega menghabisi nyawa korban yang ternyata pacarnya sendiri. TKP berada di sebuah bekas tempat penebangan kayu di Desa Banjar kecamatan Galis kabupaten Bangkalan.        Motif pelaku membunuh korban lantaran terdesak karena korban menolak untuk menggugurkan janinnya yang baru berusia dua bulan. Korban meminta agar pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya. Kejadian tersebut membuat pelaku marah lalu nekat menghabisi nyawa korban pada Minggu malam pukul 19:00 WIB tanggal 01 Desember 2024.        Menurut saksi mata, pada Minggu malam itu ditemukan sebuah api yang membara di bekas tempat penebangan kayu. Saksi mengira yang terbakar itu kayu, rupanya manusia. Hal itu membuatnya melapor ke kades setempat, setelah itu kades melaporkan kepada Polsek setempat. Setelah dilakukan olah TKP, sebelum membakar korban, pelaku menikam korban dengan sen...

Agus Buntung Sang Predator

       Jagat maya kembali dihebohkan kembali dengan kasus Agus Buntung. Dia disinyalir melakukan sebuah pelecehan seksual terhadap wanita. Awal mengetahui itu, banyak netizen yang ragu dan tidak percaya dengan peristiwa tersebut. Bagaimana mungkin seorang Agus yang mohon maaf tidak memiliki kedua tangan dapat melakukan tindak pelecehan seksual? Sungguh di luar nalar begitu.         Dari waktu ke waktu, peristiwa ini mulai memperoleh titik terang. Salah satu petunjuknya adalah munculnya video rekaman Agus dalam memperdaya korbannya. Bukan hanya satu, laporan terkini ada 17 korban Agus. Bagi saya ini bukanlah angka yang sedikit. Saya yakin korbannya lebih dari itu, namun hanya 17 orang yang baru melapor.         Banyak media yang mengatakan bahwa Agus menggunakan hipnotis atau gendam dalam memperdaya korbannya. Pikir saya "kok bisa?" Bagaimana mungkin seorang Agus melakukan gendam tanpa kedua tangannya? Sedangkan yang s...