Apa Tujuan Bawa Anak Kecil ke Sekolah?

       Sampai saat ini, saya masih belum mengerti tujuan guru bawa anak kecil ke sekolah itu untuk apa ya. Sampai di sekolah, anaknya diajak keliling area sekolah. Hal itu mengundang banyak perhatian siswa-siswi yang lain. Didekati lah kemudian anak kecil tersebut. Diusap, dielus, dipegang pipinya, dst. Saya hanya mau bilang mohon maaf ya itu sekolah, bukan alun-alun. 

     Kapan lalu, saya melihat story WA teman saya yang memperlihatkan seorang anak kecil yang menemaninya di dalam kelas. Captionnya "bocil juga ikut belajar." Saya bingung jujur ini. Ngapain ke kelas bawa anak kecil? Itu anak kandungnya juga bukan. Saya nggak tahu itu siapanya. Yang saya tahu, anak itu bukan anak kandungnya. Mohon maaf ya, saya kurang sependapat dengan guru yang hobi membawa anak kecil di sekolah, apalagi dibawa masuk ke dalam kelas. Begitu guru tersebut menjelaskan materi di kelas, saya yakin 80% siswa tidak fokus padanya, melainkan fokus pada si anak kecil tersebut. Saya kira sudah nggak ada lagi fenomena semacam itu. Rupanya masih terjadi di tahun ini. 
      
      Jujur, saya nggak tahu apa yang terjadi sebenarnya sehingga guru tersebut membawa anak kecil ke sekolah. Apa nggak ada keluarga lain yang bersedia menjaga anak tersebut? Saya juga tidak tahu. Jadi gini ya, bagi guru, sekolah itu kan tempat kerjanya. Tugas utama guru adalah mengajar sekaligus mendidik di dalam kelas. Maksud saya, jangan bebani dia lagi dengan mengurus dan menjaga anak kecil. Saya nggak 100% percaya anaknya anteng di dalam kelas. Pasti ada suatu saat dia rewel minta sesuatu seperti susu dan lain sebagainya. Yaitu tadi, kenapa nggak dititipkan di keluarga yang lain begitu. Apa nggak ada yang mau ya keluarganya dititipi anak kecil. 

      Lewat tulisan ini, saya hanya berharap semoga nanti tidak ada fenomena seperti ini lagi. Saya juga harap kepala sekolah tegas dalam hal ini. Gini, supaya fokus gurunya itu tidak terbagi saja. Kalau terbagi ya repot nanti. Kadang saya juga kesal sendiri lihat pemandangan itu. Kadang juga ya saya kasihan sama gurunya. Anak masih umur sekitar tiga tahun itu yang dibawa ke sekolah. Apa pandangan orang lain melihat pemandangan itu nanti. 

       






       

Postingan populer dari blog ini

Kalau mau Ngasih, Kasih aja

Mengganti Permainan Tepuk-Tepuk di Sekolah

Oh Jadi ini Biang Keroknya