Malas karena Isi Bensin?

       Tadi siang, ada teman sesama guru mau pinjam sepeda motor saya karena sepeda dia nggak bisa dihidupkan. Oke saya bolehkan dia pinjam sepeda saya. Tetapi saya bilang "sepeda saya tinggal sedikit bensinnya, minta tolong sekalian isi bensin ya. Uang bensin biar saya yang bayar." Pembaca tahu apa yang dia ucapkan setelah itu? Dia bilang "nggak jadi dah malas." Akhirnya, dia nggak jadi pinjam sepeda motor saya. 

       Mendengar "nggak jadi dah malas" saya sedikit merasa jengkel. Uang bensin kan ditanggung saya bukan dia. Lalu apa yang membuat dia malas? Dia pikir sepeda saya bahan bakarnya dari tenaga surya apa gitu ya. Pom bensin juga letaknya nggak jauh dari lokasi tempat kami bekerja. Lalu apa yang membuat dia malas? Nah ini adalah contoh orang yang mau enaknya sendiri ya teman-teman. 

      Jujur, sepeda motor saya itu bensinnya tinggal sedikit. Saya yang mau isi bensin tadi pagi terhalang dengan sakit perut. Akhirnya saya langsung menuju ke sekolah. Sampai ke sekolah, saya BAB kemudian. Nah, berhubung ada teman mau pinjam sepeda motor saya, sekalian saya minta tolong isikan bensin. Ternyata dia nggak mau ya sudah. Saya nggak mau repot di sini. 

       Teman-teman sekalian, selama menjalani hidup, saya sering dipertemukan dengan orang yang mau enaknya sendiri. Tapi sedikit yang saya tulis di blog. Tujuan saya menulsinya adalah supaya bisa dijadikan pelajaran buat kita semua bahwa nggak semua orang dapat memperoleh perlakuan  baik dari kita. Ada yang hadir karena butuh aja. Setelah itu mengabaikan kita sepenuhnya. Ngisi bensin padahal itu nggak lama kok kalau mau sabar. 

Postingan populer dari blog ini

Kalau mau Ngasih, Kasih aja

Mengganti Permainan Tepuk-Tepuk di Sekolah

Oh Jadi ini Biang Keroknya