Drama Dinas Pendidikan: Ngundur Acara Seenak Udelnya
14 September 2026 adalah waktu di mana kami akan melaksanakan MONEV BOSP di Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Sebelum hari H, saya sudah menyiapkannya dengan sungguh-sungguh. Saya tahu bahwa berkas BOS saya kurang lengkap, tetapi saya yakin saja jika berkas saya ini kekurangannya sedikit. Begitu hari H, kami masih sibuk menyusun berkas-berkas kami di ruang guru. Bahkan, kami (saya dan bendahara sekolah) tidak mengikuti upacara bendera. Sekitar pukul sembilan lewat sekian, kepala sekolah mengabari kami bahwa MONEV BOS diundur Minggu depan. Saya lihat di grup OPK Kecamatan Patrang informasinya juga demikian. Mendengar itu, respon saya dua, pertama saya senang, kedua saya bingung.
Bisa dilihat sendiri surat tugas itu tertanggal 26 Agustus. Artinya info MONEV Kabupaten sudah diberitahukan jauh hari. Kalau mau diundur tidak mendadak sepertinya bisa ya kan. Tanggal 8 September misalnya. Jadi nggak dadakan pas hari H. Kasihan teman-teman OPK yang telah sampai di sana duluan. Nggak tahunya MONEV diundur. H-1 info pengundurannya saya rasa masih bisa diterima. Lah ini pas hari H. Di rumah, saya sekretaris takmir masjid. Ketika buat undangan, acara tanggal sekian misalnya. Mau ada acara atau kesibukan lain yang lebih penting di luar acara itu, tetap saya nggak bisa ngundur seenaknya. Lebih-lebih sudah saya infokan sebelumnya di grup. Biar bagaimanapun acara harus tetap jalan. Jika ada acara lain misalnya jalan bersamaan. Ya personilnya dibagi tugas. Beberapa orang hadir acara takmir masjid, sisanya hadir di acara yang lain gitu. Saya yakin orang tua-tua itu kan punya solusi nanti jika ada acara bersamaan. Tetapi tidak dengan cara mengundurnya pas di hari H kan. Terima kasih
Pertama, saya senang karena saya akhirnya diberi tenggat waktu lagi untuk mempersiapkan dengan matang. Kedua saya bingung, kenapa ngundurnya pas hari H? Acara MONEV BOSP Kabupaten itu diselenggarakan jam 10:00 menurut jadwal. Namun jam 09 lebih sekian menit, acara itu diundur. Menurut saya ya, harusnya pengunduran itu dilakukan H-1 lah maksimal. Karena bukan apa, ini sekelas dinas begitu. Nah, akhirnya yang terjadi apa? Banyak teman-teman operator BOS dari SD lain yang sudah datang ke dinas lebih awal, harus menanggung kekecewaan. Nah, ini kan kasihan juga ya. Sampai di sana ternyata diundur.
MONEV BOSP hari ini dihadiri tiga kecamatan; Patrang, Kaliwates, dan Sumbersari. Itu artinya kan acara ini besar. Tetapi kenapa ngundurnya dadakan? Memang harus begitu atau bagaimana ya teknisnya? Padahal sudah keluar surat tugas yang telah ditandatangani. Kenapa masih bisa dirubah aja jadwalnya? Jadi berasa seperti undangan nongkrong aja yang bisa diundur seenak hati. Di grup OPK Kecamatan Patrang juga kami kembali diingatkan dengan jadwal MONEV pada tanggal 14 September. Katakanlah itu pengumuman secara tulis lah. Harusnya kan nggak bisa dirubah lagi itu. Mau dinas pendidikan ada acara seurgen apa pun jika ada surat tugas maupun pemberitahuan sebelumnya. MONEV tetap dilaksanakan tanggal 14 harusnya. Berikut saya tampilkan surat tugasnya.
Bisa dilihat sendiri surat tugas itu tertanggal 26 Agustus. Artinya info MONEV Kabupaten sudah diberitahukan jauh hari. Kalau mau diundur tidak mendadak sepertinya bisa ya kan. Tanggal 8 September misalnya. Jadi nggak dadakan pas hari H. Kasihan teman-teman OPK yang telah sampai di sana duluan. Nggak tahunya MONEV diundur. H-1 info pengundurannya saya rasa masih bisa diterima. Lah ini pas hari H. Di rumah, saya sekretaris takmir masjid. Ketika buat undangan, acara tanggal sekian misalnya. Mau ada acara atau kesibukan lain yang lebih penting di luar acara itu, tetap saya nggak bisa ngundur seenaknya. Lebih-lebih sudah saya infokan sebelumnya di grup. Biar bagaimanapun acara harus tetap jalan. Jika ada acara lain misalnya jalan bersamaan. Ya personilnya dibagi tugas. Beberapa orang hadir acara takmir masjid, sisanya hadir di acara yang lain gitu. Saya yakin orang tua-tua itu kan punya solusi nanti jika ada acara bersamaan. Tetapi tidak dengan cara mengundurnya pas di hari H kan. Terima kasih