Jadi Imam Sholat Terawih di Sekolah Satu Hari: Nggak Kuat dengan Isi Amplopnya
Menjelang kegiatan pondok Ramadhan, kepala sekolah menginstruksikan agar buka dan sholat tarawih bersama dilaksanakan di sekolah. Nah, di sana kepsek kami menanyakan sudah dihubungi apa belum imamnya. Kalau belum, segera hubungi imam yang tahun lalu. Salah satu guru usul "ngapain kita nyari imam luar Bu, ini loh ada pak Galuh bisa." Lalu kemudian saya tanya "kalau ngundang imam dari luar itu, sekolah bayar atau tidak?" Saya dengar bayar katanya. Oleh karena itu, saya ngomong "kalau begitu, pakai jasa saya sudah gpp gratis." Seluruh peserta rapat menyetujui saat itu. Ini adalah pengalaman pertama saya jadi imam sholat terawih di sekolah. Terawih bersama ini diikuti mulai dari kelas 4 hingga 6. Kelas 1-3 ikut jadwal paginya. Alhamdulillah acara pondok Ramadhan saat itu cukup lancar. Keesokan harinya, saya terkejut karena oleh guru agama, saya diberi amplop. Awalnya saya menolak. Saya bilang "sudah...